Tanggul Sungai Citarum Jebol, Apa Penyebabnya?

Sungai 21 Jan 2026 207 kali dibaca
Gambar Artikel Kondisi tanggul Sungai Citarum di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi yang jebol skibat debit air sungai yang meningkat dan kondisi tanggul yang sudah tidak layak. Selasa (20/0

LingkariNews – Tanggul Sungai Citarum yang berada di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, mengalami jebol. Peristiwa ini menyebabkan ratusan rumah warga di sekitarnya terendam akibat luapan air sungai. 

Jebolnya tanggul terjadi pada Senin (19/1/2026), pukul 23.50 WIB. Kejadian tersebut dipicu oleh meningkatnya debit Sungai Citarum secara signifikan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut. Tekanan air yang kuat membuat tanggul tak mampu menahan aliran sungai hingga akhirnya jebol.

Penyebab Jebolnya Tanggul Sungai Citarum 

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS), Jaya Sampurna menyampaikan bahwa banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum merupakan persoalan yang kompleks. 

Selain faktor musim penghujan, wilayah Muaragembong juga terdampak banjir rob dari laut. Meski demikian, ia menilai debit air kiriman dari hulu Sungai Citarum relatif kecil.

“Kiriman air dari Jatiluhur sudah sangat kecil. Dari Cipamingkis dan Cibeet sekitar 162 meter kubik per detik. Tetapi debit yang tercatat di Kedung Gede mencapai 730 meter kubik per detik. Ini sangat signifikan,” kata Jaya.

Ia juga menyoroti kondisi tanah di kawasan Muaragembong yang menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemulihan tanggul. Sebab, wilayah tersebut didominasi oleh tanah aluvial hasil endapan, sehingga membutuhkan metode penguatan khusus. 

“Tanah aluvial ini penanganannya memang harus ekstra, menggunakan sheet pile atau riprap,” ujarnya. 

Sementara itu, Camat Muaragembong, Sukarwaman menilai jebolnya tanggul Sungai Citarum disebabkan oleh kondisi tanggul yang sudah tua dan tidak dibangun secara permanen. 

Menurutnya, tanggul di wilayah Muaragembong telah dibangun puluhan tahun lalu dan belum pernah mendapat perbaikan menyeluruh. 

“Tanggul sepanjang Sungai Citarum di Muaragembong ini dibangun sudah puluhan tahun, mungkin sekitar 50 tahun,” ujar Sukarmawan, dilansir Kompas, Selasa (20/1/2026).

Dampak Jebolnya Tanggul

Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan pemukiman warga terendam. Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum juga menghambat aktivitas masyarakat karena akses jalan utama ikut terendam. Dampak lain yang mengkhawatirkan adalah ancaman terhadap sektor pertanian dan perikanan, di mana ribuan hektare tambak dan sawah berpotensi mengalami gagal panen. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dody Supriyadi menyebutkan, berdasarkan hasil mitigasi di lapangan, tanggul sungai jebol sepanjang enam meter. Ratusan rumah di Desa Pantai Bakti terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter. 

Solusi Penanganan Darurat

BBWS Citarum menargetkan perbaikan tanggul sungai yang jebol di Desa Pantai Bakti, dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari. Jaya Sampurna mengatakan bahwa peralatan penanganan darurat telah mulai diturunkan ke lokasi sejak Selasa (20/2/2026). 

Untuk sementara, BBWS Citarum melakukan penangan darurat dengan menutup bagian tanggul yang jebol menggunakan geobag yang diperkuat dolken guna menahan aliran air. 

Dalam upaya tersebut, BBWS Citarum menurunkan satu kontainer geobag dengan total sekitar 1.000 unit. Setiap geobag memiliki volume sekitar setengah meter kubik.

Harapan ke Depan

Sukarmawan menilai, BBWS Citarum seharusnya melakukan langkah antisipasi melalui pemantauan rutin terhadap kondisi tanggul Sungai Citarum. 

“Paling tidak per lima tahun dicek, atau maksimal 10 tahun harusnya dicek mana yang sudah kritis, mana yang sudah rusak, mana yang sudah roboh atau retak,” kata dia.

Namun, ia menilai langkah tersebut belum dilakukan secara maksimal sehingga dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Dan ini tampaknya tidak dilakukan, sehingga yang jadi korban adalah warga Muaragembong,” ujar Sukarmawan.

(NY)

Sumber

https://news.detik.com/berita/d-8315786/tanggul-citarum-di-muaragembong-jebol-ratusan-rumah-terendam-banjir

https://megapolitan.kompas.com/read/2026/01/20/20545861/perbaikan-tanggul-citarum-jebol-di-muara-gembong-ditargetkan-rampung-tiga?page=all#page2